Tampilkan postingan dengan label Aqua Timez Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aqua Timez Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Maret 2012

Aqua Timez - Shiroi Mori (Hutan Putih)

Ada tertulis di sebuah papan tanda yang ku temukan di dalam hutan
“Jalani hidupmu  agar tidak menyesali hari ini dan esok”
Aku, yang terjaga dari tidurku, mencari arti kata-kata itu
Ini bukanlah persoalan yang dapat dijawab walaupun ku pikirkan
Aku keluar dari kamarku

Walaupun pohon-pohon di jalan begitu hijau, langit begitu biru
Orang-orang tidak mengerti bagaimana caranya menggunakan kebaikan
Dengan saling menyentuh, orang-orang muda yang terluka…
Dengan saling menyentuh, menjadi tidak percaya pada keberanian yang lahir

Yang sendirian bukan hanya dirimu
Yang sendirian bukan hanya diriku

Aku meniupkan banyak impian ke dalam sebuah balon
Balon yang lebih ringan dari pada kenyataan itu tenggelam di langit biru
Seandainya aku bisa menjadi bunga,
seandainya aku bisa menjadi angin,
seandainya aku bisa menjadi burung
Aku berpikir demikian karena aku adalah manusia

Kita mencari seseorang yang bukan diri kita sendiri
Kita ingin kembali ke suatu tempat yang bukan di sini
Bahkan jika aku mengubur 99 dari 100 dengan alasan, potongan terakhir adalah sebuah potongan tanpa bentuk yang disebut cinta

Yang ingin dicintai bukan hanya dirimu
Yang membeku bukan hanya diriku
Yang sendirian bukan hanya dirimu
Yang sendirian bukan hanya diriku

Karena itu mari angkat tangan, lukiskan mimpi, tak masalah jika ditertawakan, teriakan tentang cinta
Dengan kesepian yang bergetar lemah dan mudah hancur
Sekarang angkat tanganmu, lukiskan mimpimu, dengan tetap penuh luka mari menyanyikan tentang cinta walaupun kau ingin menangis
Agar dapat bergema di langit seseorang yang tak dapat menangis

Berapa kalipun aku bermimpi berjalan di tengah hutan putih, huruf di papan tanda itu tetap tenang tanpa berkata apapun
Aku adalah pria yang menjadi dewasa dengan mengulang kesalahannya
Aku mengerti, aku mengerti, waktu tak dapat diputar kembali
Terdengar suara samar seseorang seperti meminta pertolongan, terhapus oleh hari-hari yang gaduh

Adakah yang bisa ku lakukan?
Jika ada, aku ingin bernyanyi bersama mu, jika kau tidak keberatan.

Yang ingin dicintai bukan hanya dirimu
Yang membeku bukan hanya diriku
Yang sendirian bukan hanya dirimu
Yang sendirian bukan hanya diriku

Karena itu mari angkat tangan, lukiskan mimpi, tak masalah jika ditertawakan, teriakan tentang cinta
Memeluk suara cahaya yang terbenam di dasar kesunyian
Sekarang angkat tanganmu, lukiskan mimpimu, dengan tetap penuh luka mari menyanyikan tentang cinta
Walaupun hanya sedetik aku ingin langitmu dan langitku menjadi satu

Kamis, 15 Maret 2012

Aqua Timez - Natsu No Kakera

Potongan manis kerinduan musim panas masih tersisa di dalam hatiku yang belum dewasa.
Saat itu, semua impian terpancar di mata.
Saat aku ingin terbang ke langit, aku memejamkan mataku.
Entah sejak kapan, aku lupa bagaimana caranya terbang ke langit.
Aku menjadi sangat ahli dalam berbohong dan beralasan.
Kunci dari impianku berada jauh di dalam hatiku.

Aku berpikir hal apa yang telah hilang dan apa yang ada di genggamanku.
Walaupun itu bukanlah suatu hal yang tidak menyenangkan, tapi entah mengapa aku mengeluh.

Saat berada di masa lalu, kita berada di bawah langit musim panas itu, semua hal terlihat gemerlap.
Lagi, ada sebuah nyanyian yang tak terdengar yang diliputi cahaya.

Kita membaca novel dari akhir cerita melaju ke awal cerita.
Ada orang yang bertemu dengan orang lain untuk menyingkap alasan kesedihannya.
Mereka terjatuh di kedalaman cinta, keduanya tidak tahu tentang masa depan.
Tanpa berpikir, menggambar grafiti cinta yang terbatas.
Tanpa menyadari bahwa tembok itu adalah jalan buntu.

Pembatas buku berwarna merah pudar tetap terselip begitu saja.
Memeluk kebahagiaan yang ada dan harapan akan hari esok, kita memejamkan mata dan tertidur lelap.

Ketika kita berada di masa lalu kita menjadikan janji kita yang usang sebagai harta yang berharga.
Lagi, ada sebuah cahaya redup yang disebut keabadian.

Ketika kita berada di masa lalu, dengan sepeda berkarat kita mendaki tanjakan itu.
Bunga bermekaran, angin berhembus, matahari pun menerangi dunia tak berubah seperti saat itu.
Masa muda…sekarang pun masih tetap berlanjut dengan tenang di bawah langit musim gugur yang sangat cerah.

Minggu, 11 Maret 2012

Aqua Timez - Gravity Ø

Seperti Icarus, kita yang kini hidup telah kehilangan keberanian (yang murni)
Kita hanya melewati hari-hari begitu saja dengan menggenggam pertanyaan

Saat mencari jawabannya, aku menjadi bingung
Jika mengetahui bahwa jawabannya ada di sini
Semua nya akan berubah menjadi warna yang baru

Di balik angin ini pasti ada cahaya, aku percaya itu
Air mata itu suatu saat akan mengering
Walau pun sekarang masih terasa sulit, walau pun sekarang terlihat masih jauh
Walau hanya dengan sedikit senyuman
Kita akan menembus angin, menarik nafas, dan berlari

Tak ada yang perlu ditakuti
Mata mu perlahan-lahan akan terbiasa dengan kegelapan
Hal yang perlu diwaspadai adalah jika mata mu terbiasa dengan cahaya

Jika menjadi apel yang ada di gambar
Tanpa bernafas, selamanya akan tetap merah dan muda

‘Aku tidak akan mencintai siapa pun’
Walau aku telah memutuskan hal seperti itu, tiba-tiba dada ku berdebar
Saat berkata ‘tak perlu khawatir’, aku memeluk hal yang ku khawatirkan dan semuanya berubah menjadi air mata

Di dalam mimpi lelap ku, aku mencoba melukis kembali masa lalu maupun masa depan
Aku takut menerima semua itu, maka aku memejamkan mata ku

Dengan kedua tangan ku, aku tidak bisa memeluk diri mu yang kemarin
Dengan bibir ku, aku tidak bisa mencium diri mu yang esok
Bersama angin aku akan datang, menggenggam tangan mu
Melewati saat ini
Jika di balik cahaya senja, bintang-bintang menangis…
Mari nyanyikan lagu yang lembut bersama-sama
Walau pun dengan suara yang kecil
Tanpa suara pun tak apa
Kau dan aku terhubung melalui lagu

Kamis, 08 Maret 2012

Aqua Timez - Stay Gold

Sudah berapa banyak airmata yang kau hapus dengan tangan itu?
Sebagai manusia kita terlahir benar-benar lemah
Tidak apa kita memandang sesuatu dengan caranya masing-masing
Karena kita berbeda, tapi bisa sama dengan penyesuaian diri

Aku ingin seseorang melihatku dengan baik dan buruk
Karena aku tidak bisa membuang mimpiku

Seperti burung yang melintasi langit
Seperti angin yang melambaikan bunga
Orang-orang mencintai satu sama lain
Seperti matahari yang terbit dan tenggelam
Seperti ombak yang membentang dan menggulung
Orang-orang akan terus menerus mengulang meneriakkan cinta

Ketika aku telah hanyut dalam pikiranku
Eskrim ditanganku telah benar-benar meleleh
Demi hari esok, aku telah menghancurkan sesuatu disini
Saat aku memandang pecahan piring itu
Aku tidak bisa melakukan satupun hal yang bisa kulakukan saat ini
Karena kesalahanku

Dunia, tidak mengubah kecepatannya
Tapi cahaya dan bayangan yang bergantian mengejar kita

Gunung yang menghalangi jalanku ini
Adalah hasil dari alasan yang telah aku kumpulkan
dan bukanlah kesalahan siapapun
Kita selalu mengatakan "aku ingin menjadi kuat"
tapi tidak mengatakan "aku akan benar-benar menjadi kuat"
Apakah tidak apa kita tetap seperti ini? Tetap seperti ini?

Bertemu dengan bendera yang tergantung dan berkibar
dengan gagahnya oleh tiupan angin
Mengingatkanku akan suatu makna di tempat ini

Katakanlah ketika tangan kita memiliki sebuah ikatan
Maka suatu saat akan datang hari untuk melepasnya
Meski begitu kita tidak belajar dari pengalaman
Seperti matahari yang terbit dan tenggelam
Seperti ombak yang membentang dan menggulung
Orang-orang akan terus menerus mengulang cinta

Sesungguhnya baik bila kau menyanyikan lagumu
Layaknya bendera yang berdiri di atas bukit yang berangin
Aku pun akan tetap melanjutkan laguku
Untuk mengumpulkan kekuatan
Karena akal sehat telah menyembunyikan langit

Rabu, 07 Maret 2012

Aqua Timez - Re:Birth

Aku merindukan saat kita bercerita tentang cinta hanya dengan cinta
Sampai-sampai aku tidak bisa menghitung banyaknya
perasaan yang telah terbuang...

Kilauan senja ungu di celah langit
Mengubah warna dunia,
dan meninggalkanku sendiri...

Saat persaingan dan kesedihan menekan kesedihan
Pada saat itu manusia dengan amat sangat mudahnya
Saling membenci satu sama lain
Meskipun kita mengerti disaat kita menjadikan seseorang itu penting
Kita belum tentu mendapat perlakuan yang sama, tapi..
Manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa mencintai orang lain kan?

[Darimana datangnya?]
Aku tidak bisa ingat semua yang terjadi sebelum aku dilahirkan
Yang pasti manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa mencintai orang lain

Selasa, 06 Maret 2012

Aqua Timez - Memento Mori

Jika 1 tahun berlalu sementara kau mengeluh, kesedihan pun tak akan hilang
Jika kehidupan berakhir sementara kau menyebar kebohongan, kebencian pun tak akan hilang
Tidak ada satu hal pun yang tak berarti,
namun aku pun tak ingin seperti cider yang telah terbuka
Memantul seperti suara gema di tengah malam
Aku ingin menghadapi hari terakhir

Jika kau tidak hidup sebaik mungkin,
Jika kau tidak menggunakan nyawa mu dengan sebaik mungkin,
Jika kau tidak dapat menyampaikan cinta mu,
Hanya akan seperti menerobos hari-hari yang tak berarti

Pada akhirnya, yang putus asa bukan lah orang lain tapi diri ku sendiri
Pada akhirnya, yang kebingungan dalam penyesalan bukan lah orang lain tapi diri ku sendiri
Hari di mana aku mulai bernyanyi saat aku sedih
Hari di mana aku tetap bernyanyi saat aku senang
Kau selalu ada di sana untuk ku
Suatu saat akan ada hari di mana aku mengakhiri lagu ku

Mengikat  mimpi yang ku lihat di dalam buaian dengan cahaya di hari terakhir
Agar kesedihan yang tak berbentuk dapat merekah dalam suara debu-debu

Makhluk hidup apa pun memiliki awal dan akhir
Di antara kedua hal itu ada masa lalu dan masa depan
Jalani saja hidup mu saat ini, karena kau tak dapat hidup di masa lalu
Karena masa depan adalah hal yang samar, jalani saja apa yang ada sekarang
Hanya untuk menjadi lebih baik
Hanya untuk menjadi lebih baik

Walaupun aku tahu bahwa suatu saat akan layu,
tapi aku berharap agar tetap mekar
Jika kau berpikir bahwa impian manusia hanyalah sesuatu yang kosong,
maka akan menjadi seperti itu lah
Hanya sampai mana kita dapat bertanya sampai di situ lah kita dapat menjawab
Biarkan jantung membunyikan jiwa
agar dapat melewati penderitaan yang seperti badai salju

Saat di mana aku terus bernyanyi ketika aku senang
Kau selalu ada untuk ku, bahkan hari ini

Senin, 05 Maret 2012

Aqua Timez - Chiisana Tenohira (Telapak tangan kecil)

Tubuhku memahami hatiku lebih baik daripada diriku
Ketika aku gugup keringat akan mengalir deras ke bawah telapak tanganku
Setiap saat, aku bertanya-tanya,dan menggeram dalam air mata yang seharusnya berhenti
Itu mengajariku tentang apa yang disebut menyesali kesedihan

Aku telah memasukkan kata-kata harapan kedalam tas-tas ku untuk menghentikan perjalanan
Dalam perjalanan pulang, kau menghentikanku
Saat itu juga, ketika aku tidak bisa memilih kata yang tepat
Kau memelukku erat tanpa berkata apa-apa
Meskipun begitu, hanya akan menambah perasaan kesepian

#Tapak tangan kecil yang selalu ada disisiku
menepuk pundakku ketika aku sedang terduduk
menolongku dengan kehangatan
yang lebih indah dari hiasan kata-kata yang pernah ada

Ada saat dimana semuanya pernah perjalan dengan baik
Pasti ada saat dimana semuanya tidak berjalan dengan baik
Saat itu orang-orang akan menyadari pentingnya arti kehadiran seseorang,
Untukmu, yang mencintaiku tanpa peduli orang macam apa aku ini
Terima kasih, karena selalu ada di sisiku

Ketika aku berbaring di rumput dan memandangi awan-awan yang mengalir
Aku menemukan kembali hatiku yang damai, meskipun hanya sedikit
Ditempat itu rasanya aku menjadi lebih lembut dari kemarin
Aku disadarkan oleh kenyataan bahwa aku semakin buruk saat ditinggal sendiri
Tapi tetap saja, dari kejauhan aku terpesona oleh keajaiban bunga yang bergoyang
Yang setiap hari seharusnya dilindungi telah mengering
Pada hari yang lalu, aku tidak menyadari masa mudaku karena aku telah berlari melewatinya,
Aku sadar bahwa aku telah melewatkan orang terpenting dalam hidupku

#Aku tidak bisa hidup hanya dengan perasaan yang indah
Langit yang dijanjikan telah ternoda
Meskipun di bawah langit transparan seindah itu
Dibawah langit biru aku bersumpah dengan kata "pasti ..."

Aku tidak mampu melepaskan cita-citaku patah dengan tanganku
Aku menoleh ke belakang pada kehidupanku, tetapi
Jika hanya menoleh ke belakang,hanya mendapati hari esok yang menyedihkan
Kita tidak punya pilihan lain kecuali maju ke depan
Demi orang yang dicintai yang ada didepan mata kita

Ringan menyentuh bekas luka yang tak telihat di mataku
Yang disebut tentang tapak tangan lembutmu
Kehadirang orang terpenting disisiku saat ini
Jauh lebih baik dari menerima tepuk tangan dari seluruh di dunia

Hidup dalam hari-hari yangi sibuk dengan keraguan
Saat itu bahkan rasa simpati menjadi tidak bermakna
Sehingga aku tidak meyadarinya setelah kehilangannya lagi*
Untukmu, orang yang mencintai seseorang sepertiku
Aku membuat lagu "terima kasih" ini

Tidak cukup dengan kata-kata,pasti aku tidak akan mampu meraihmu (lagi)
Tidak cukup dengan kata-kata, tapi, tapi
terima kasih....
Ninja Kunai